Berita kesehatan

Jumat, 21/01/2011 16:07 WIB

Termometer Pendeteksi Luka untuk Penderita Diabetes

Oslo, Termometer lazimnya digunakan untuk mengukur suhu tubuh saat demam. Tapi teknologi baru menciptakan termometer tenaga baterai yang bisa digunakan untuk mengurangi risiko luka dan amputasi pada penderita diabetes.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada saraf dan pembuluh darah, karena dihadapkan paparan gula darah tingkat tinggi. Kerusakan saraf ini dapat menyebabkan hilang rasa pada kaki (baal), yang berarti penderita diabetes tidak merasa sakit saat terluka atau melepuh.

Bila luka tersebut tidak diobati maka dapat berkembang menjadi borok dan infeksi serius. Dalam beberapa kasus, luka dapat tetap terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi yang mengancam jiwa atau tindakan terakhir harus diamputasi.

Nah, perangkat baru berupa termometer bertenaga baterai yang dikembangkan oleh Dibetica Solutions berbasis di AS ini dapat digunakan oleh penderita diabetes dan penyakit karena kerusakan saraf.

Gadget ini menggunakan cahaya inframerah untuk mengatur perubahan suhu, biasanya digunakan di kaki karena paling rawan terjadi luka pada pasien diabetes. Perubahan suhu ini menandakan adanya peradangan dan kerusakan.

“Ada bukti yang menunjukkan bahwa perubahan suhu dapat mengidentifikasi adanya tanda-tanda neuropati (kerusakan saraf),” jelas Cathy Moulton, penasehat klinis di Diabetes UK, dilansir Dailymail, Jumat (21/1/2011).

Gadget ini dirancang untuk digunakan sehari-hari, yang memungkinkan pasien melakukan pemeriksaan pada enam lokasi di kaki dan membandingkan perubahan suhu yang terjadi.

Pembacaan dengan menggunakan termometer ini dapat membantu mengingatkan pasien diabetes bahwa ia akan mengalami luka, bahkan sebelum luka tersebut muncul pada permukaan kulit. Hal ini memungkinkan pasien mencari pertolongan medis segera.

Untuk mengurangi risiko luka yang dapat menyebabkan amputasi, Diabetes UK merekomendasikan bahwa orang dengan diabetes secara teratur memeriksa kakinya dan melihat adanya perubahan warna, kerusakan kulit, bengkak dan jika kaki terasa sangat panas atau dingin.

Sekarang uji coba klinis yang lebih besar sedang berlangsung di Oslo University Hospital, di Norwegia.

Makanlah Kacang Almond Sebelum Kena Diabetes

Trenton, New Jersey, Orang yang punya kadar gula darah tinggi  cenderung kena diabetes. Orang-orang yang punya kadar gula darah tinggi tapi belum kena diabetes disebut  pengidap pre-diabetes. Agar kelompok ini tak kena diabetes sering-seringlah makan kacang almond.

Penggemar almond kini bisa mendapatkan manfaat ganda dari jenis kacang-kacangan tersebut. Makan kacang almond bisa meningkatkan sensitivitas insulin pada pengidap pre-diabetes sehingga terjauh dari diabetes.

Pre-diabetes merupakan kondisi meningkatnya kadar gula darah di atas normal, namun belum terlalu tinggi untuk disebut diabetes. Karena dipicu oleh obesitas dan gaya hidup yang tidak sehat, kondisi ini dapat berkembang menjadi diabetes tipe-2.

Peningkatan kadar gula terjadi karena sensitivitas insulin berkurang, sehingga gula tidak banyak dimetabolisme menjadi energi. Akibatnya terjadi penumpukan gula di darah yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ vital seperti hati.

Ketika hati yang merupakan organ penting dalam sistem metabolisme sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, secara keseluruhan metabolisme akan terganggu. Peningkatan tidak hanya terjadi pada kadar gula, melainkan juga kolesterol dan asam urat.

Jika kolesterol khususnya kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) meningkat, risikonya adalah gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Dampak paling berbahaya adalah stroke dan serangan jantung.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di University of Medicine and Dentistry di New Jersey mengungkap diet kacang almond bisa mengatasi gejala awal peningkatan kadar gula darah. Tingkat kesembuhannya cukup tinggi, berkisar antara 90-95 persen.

Penelitian yang baru-baru ini dimuat dalam Journal of the American College of Nutrition tersebut melibatkan 65 orang pasien pre-diabetes. Partisipan dibagi 2 kelompok, sebagian mendapat almond setiap hari dan sebagian lagi tidak.

“Temuan ini cukup menjanjikan bagi yang memiliki faktor risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan serangan jantung,” ungkap salah satu peneliti, Dr Michelle Wien seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (30/12/2010).

Dr Wien membenarkan almond dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah bisa lebih terkontrol. Selain itu, konsumsi almond juga menyebabkan kadar LDL berkurang cukup signifikan pada kondisi hiperkolesterolemia.

Theraphy Energy Listrik

Terapi Listrik adalah jenis Pengobatan Arternatif yang mengunakan Media Listrik melalui sentuhan jari penterapis. Bermanfaat untuk melenturkan urat syaraf, melancarkan peredaran darah, melunturkan lemak dalam darah (kolestrol), meningkatkan… vitalitas tubuh, membakar kadar gula, dll. 

Inti terapi listrik adalah melancarkan peredaran darah, mengaktifkan ion-ion dalam tubuh, dan memperbaiki kulitas darah. Satu kali sesi pengobatan hanya berlangsung 30 menit. Selama itu pentrapis akan mengalirkan listrik di sekujur tubuh pasien, melalui simpul-simpul syaraf di tangan, kaki, kepala, punggung, atau leher.

Uji ilmiah :

Terapi listrik ini sempat diuji coba secara ilmiah di Universitas Gajah Mada. Hasil penelitian menunjukkan listrik mengandung ion, medan magnet, dan laser yang bermanfaat bagi tubuh. Medan magnet berperan dalam mendeteksi, merelaksasi, dan melenturkan pembuluh darah.

Insya Alloh dapat mengobati berbagai penyakit, antara lain :

Asam Urat
Darah Tinggi
Kolesterol
Keseleo
Diabetes
Stroke Dini
Lemah Syhawat
Ambeyen
Rematik
Vertigo
Migrain
Jantung
Asma
Sakit Pinggang
Kecantikan
Dan Lain-Lain. 

Bagi sebagian orang mungkin belum mampu memiliki alat terapi listrik yang berteknologi canggih, tapi jangan salah, terapi yang satu ini jauh lebih sederhana dengan khasiat yang sama bila dibandingkan dengan terapi listrik yang menggunakan alat berteknologi. Pasien pun cukup dengan duduk santai dan menikmati aliran listrik yang mengalir pada tubuhnya. Untuk sekali berkunjung, terapi hanya memakan waktu maksimal tiga puluh menit. Terapi ini murni aman untuk digunakan oleh manusia. Terapi ini menggunakan kabel yang ditancapkan langsung ke listrik PLN 220 volt dan disalurkan ke sebuah konduktor. Terapis akan menyentuh konduktor itu. Dengan kemampuan individunya, terapis menyalurkan energi listrik yang aman dan dapat diterima oleh tubuh manusia. Jangan takut apabila energi listrik yang disalurkan terlalu menyengat, karena terapis dengan mudahnya dapat meregulasi atau menaik-turunkan kadar listrik yang mengalir ke pasien. Cara kerja terapi ini bagi tubuh manusia adalah dengan menyeimbangkan ion-ion yang ada di tubuh manusia. Energi yang dihasilkan oleh tubuh kita akan menjadi seimbang bila terdiri dari 80% ion-ion negatif dan 20% ion-ion positif. Gaya hidup yang tidak sehat dan tingkat stress yang tinggi mempermudah datangnya ion-ion positif dalam tubuh kita. Ion-ion positif ini bila tidak dikurangi jumlahnya tentunya akan merusak keseimbangan dan berujung pada menurunnya kondisi kesehatan kita. Tubuh kita akan lebih cepat memproduksi ion negatif bila diberi stimulus. Jadi, cara kerja terapi listrik adalah mempengaruhi tubuh kita supaya dapat lebih cepat memproduksi ion-ion negatif yang dapat melawan pengaruh buruk dari ion positif. Ion negatif yang cukup akan mengaktifkan sel tubuh, meningkatkan metabolisme, mengaktifkan kerja enzim-enzim pada tubuh dan juga bermanfaat dalam proses detoksifikasi zat-zat tidak berguna dalam tubuh. Terapi ini terbukti sangat bermanfaat bagi manusia. Tidak hanya untuk mempertahankan kesehatan, tapi juga mengobati penyakit yang diderita. Dengan dibantu pijatan-pijatan kecil yang dilakukan penterapis, terapi ini dapat melancarkan peredaran darah di tubuh pasien. Banyak penyakit yang berhasil diobati dengan terapi ini terutama penyakit-penyakit yang berhubungan dengan urat syaraf seperti vertigo, migrain, dan stroke. Selain itu, kesemutan, asma dan rematik juga dapat disembuhkan. Penderita insomnia pun bisa bernafas lega karena dapat terapi ini juga dapat membantu memperbaiki lamanya waktu tidur. Kelelahan dan stress juga dapat dikurangi sehingga menimbulkan rasa rileks yang sekaligus melepaskan hormon endorfin yang berguna untuk menghasilkan perasaan senang, santai, dan nyaman. Tak disangka bila kelistrikan memegang peranan penting di dunia kedokteran. Dalam bidang kedokteran, kelistrikan memiliki dua aspek yaitu listrik dan magnet yang timbul di dalam tubuh manusia dan bagaimana penggunaannya pada permukaan tubuh manusia. Biolistrik berkembang sejak tahun 1780. Waktu itu, kelistrikan pada tubuh hewan dipelajari oleh Luigi Galvani dan pada tahun 1786 dia memberikan kesimpulan atas hasil eksperimennya terhadap seekor katak. Kedua kaki katak terangkat ketika diberi aliran listrik melalui sebuah konduktor. Pengetahuan mengenai gelombang arus listrik ini ternyata penting karena sangat berkaitan erat dengan penggunaan arus listrik untuk merangsang syaraf motorik dan syaraf sensorik.

Sehat dengan terapi Listrik

Sehat Dengan Terapi LIstrikWednesday, 23 July 2008Gaya hidup modern kota besar hampir pasti menghalangi kita dalam memperoleh kondisi sehat. Solusinya adalah dengan terapi listrik.Sehat, awet muda, dan panjang umur adalah dambaan setiap orang. Untuk mencapai semua itu, tentu saja ada syaratnya, yaitu menerapkan gaya hidup sehat. Menjalani pola makan yang tepat, tinggal di lingkungan bersih, cukup berolahraga, menjauhi stres, dan cukup istirahat adalah langkah-langkahnya. Ironisnya, kehidupan modern di kota besar kurang memungkinkan kita melakukan semua itu. Tingkat polusi tinggi, tingkat stres tinggi, diet tidak seimbang, tak ada waktu untuk berolahraga, dan kurang istirahat adalah hal-hal yang biasa bagi kita. Kabar baiknya, Anda tak perlu terlalu mengkhawatirkan kondisi tersebut. Karena kalau mau, Anda bisa mencoba Electric Potential Therapy (EPT) atau yang lebih dikenal dengan terapi listrik. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sebuah alat khusus yang memanfaatkan energi listrik frekuensi tinggi di atas 70.000 siklus perdetik (70.000Hz).

Peran listrik di dunia medisKelistrikan memegang peranan penting dalam bidang kedokteran. Ada dua aspek kelistrikan dan magnetis dalam bidang kedokteran yaitu: listrik dan magnet yang timbul di dalam tubuh manusia serta penggunaan listrik dan magnet pada permukaan tubuh manusia. Tahun 1780 Luigi Galvani mulai mempelajari kelistrikan pada tubuh hewan, dan tahun 1786 melaporkan hasil eksperimennya bahwa kedua kaki katak terangkat ketika diberikan aliran listrik lewat sebuah konduktor. Sejak itu bidang biolistrik terus berkembang. Pada tahun 1892 Arons merasakan ada aliran listrik frekuensi tinggi melalui dirinya dan asistennya. Tahun 1899 Van Seynek melakukan pengamatan tentang terjadinya panas pada jaringan yang disebabkan oleh aliran listrik frekuensi tinggi dan tahun 1928 Schliephake melaporkan tentang pengobatan penderita dengan menggunakan ”short wave diathermy” (diatermi gelombang pendek), termasuk listrik berfrekuensi tinggi.Pengetahuan tentang gelombang arus listrik ini penting oleh karena dalam banyak hal berkaitan erat dengan penggunaan arus listrik untuk merangsang saraf motoris atau saraf sensoris. Kelistrikan dan kemagnetan di dalam tubuh manusia adalah ditimbulkan oleh sel saraf. Bagaimana kerja alat ini?Energi di dalam tubuh kita akan mencapai keseimbangan dengan terbentuknya ion-ion negatif dalam jumlah memadai memasuki tubuh kita, sehingga dapat menyingkirkan ion-ion positif yang berlebihan. Ion-ion positif yang berlebih ini akan merugikan tubuh manusia, di antaranya menurunkan imunitas tubuh, sehingga kita gampang terkena infeksi oleh mikroorganisme, memengaruhi fungsi atau kerja jantung. Idealnya, di dalam tubuh kita harus terdapat 80% ion negatif dan 20% ion positif. Ion negatif yang banyak terdapat di dalam membran sel akan mengaktifkan sel organ tubuh, meningkatkan metabolisme, mengaktifkan kerja enzim-enzim pada organ-organ tubuh yang juga bermanfaat dalam proses detoksifikasi zat-zat tidak berguna bagi tubuh. Nah, alat ini bekerja dengan menambahkan ion negatif ke dalam sel melalui rangsangan listrik sehingga tercapai keseimbangan tersebut.Dengan demikian, alat ini akan mengurangi risiko terserang penyakit dan akan membantu proses menyehatkan badan sehingga akan memperpanjang usia orang yang menggunakannya. Bahkan dikatakan, alat ini akan sangat membantu mereka yang tidak punya banyak waktu untuk berolahraga. Karena bila kita melakukan terapi dengan mode optikal selama 30 menit, kebutuhan kalori kita sama dengan latihan aerobik selama 3 jam.Terapi listrik dengan alat ini menggunakan frekuensi tinggi yang short wave diathermy (diatermi gelombang pendek). Dipakai untuk memperoleh gelombang elektromagnetis agar energi panas yang dihasilkan dapat masuk ke dalam tubuh. Ada tiga fungsi utama dari alat terapi listrik ini: 1. Terapi Potensial Negatif Untuk menjaga keseimbangan pH, membersihkan darah, mengaktifkan sel, mengatur saraf otonom, menyuplai energi statik yang dibutuhkan oleh tubuh. 2. Terapi Panas Stimulasi dan pijat dengan sinar infra merah jauh (far infra-red), membuka blok arteri, dan memperlancar sirkulasi darah untuk menghalau statis darah.3. Terapi Optikal Stimulasi dan pijat seluruh sel tubuh dan membuat temperatur tubuh meningkat 1-2 derajat. Gunakan optikal selama setengah jam. Hal ini seperti melakukan aerobik untuk 3 jam. Dengan ketiga fungsi tersebut, maka berbagai manfaat akan diperoleh, seperti meningkatkan metabolisme, suplai darah meningkat, meningkatkan relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan aktivitas kelenjar keringat. Selain itu alat ini juga mempunyai efek terapeutik/pengobatan, di antaranya anti peradangan, meningkatkan lekosit dan antibodi pada daerah tubuh yang terkena infeksi, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan absorpsi tulang serta aliran darah. 

Rabu, 19/01/2011 09:19 WIB
Apakah Sakit Pengapuran Tulang Harus Minum Obat Terus?


(Foto: thinkstock)
Dokter saya mau tanya, sudah 2 bulan ini lutut kiri saya sakit luar biasa, tidak bisa ditekuk maupun lurus sekali. Dipakai berjalan lama atau naik turun tangga terasa sekali nyerinya. Hasil rontgen ostheoarthritis genu sinistra yang lalu diberi obat codeine 20 mg, paracetamol, diazepam, vitamin fitbon. Apakah saya harus terus menerus minum obat-obatan itu? Apakah tidak ada obat lain selain obat penahan sakit tersebut? Saya tunggu sekali jawabannya. Terima kasih atas bantuannya.

Fatimah (Perempuan Menikah, 36 Tahun), diajeng28@yahoo.com
Tinggi Badan 168 Cm dan Berat Badan 100 Kg

Jawaban

Dear Fatimah, Osteoarthritis (masyarakat awam sering menyebutnya sebagai ‘pengapuran’) merupakan bentuk radang sendi (arthritis) yang tersering. Wanita 3 kali lebih sering terkena daripada pria.

Faktor Risiko terjadinya osteoarthritis lutut (OA lutut) adalah:

1. Usia > 45 tahun
2. Jenis kelamin, lebih sering perempuan
3. Kondisi bawaan lahir, seperti kerusakan cartilago dan sendi yang malformasi
4. Cidera sendi karena pekerjaan fisik atau olah raga
5. Obesitas atau kegemukan
6. Penyakit yang dapat mengubah struktur dan fungsi cartilago/rawan sendi yang normal, seperti rheumatoid arthritis, Paget’s disease, gout atau pseudogout.

Gejala biasanya datang perlahan-lahan dan pasien dapat mengalami kondisi:

1. Nyeri dan radang
2. Nyeri dapat muncul bertahap dan terasa seperti ada didalam
3. Bengkak dan kaku
4. Biasanya memberat saat pagi hari dan terasa lebih enak dengan aktivitas ringan
5. Gerakan sendi terbatas
6. Rasa sperti ‘menempel/sticking’ dan kelemahan
7. Rusaknya sebagian cartilago dan jaringan sekitarnya dapat menyebabkan ‘terkunci’ atau ‘seperti melekat/sticking’
8. Instabilitas atau sendi tidak stabil, sehingga setiap melangkah seperti lututnya bergoyang.

Diagnosis OA lutut biasanya dibuat dokter berdasarkan:
Riwayat medis mengenai penyakit saat itu
Dokter akan menanyakan :

1. Keluhan utama (dimana paling sakit)
2. Kronologi kejadian
3. Fungsi yang terganggu (apa akibat nyeri terhadap aktivitas anda)
4. Jangan lupa untuk menyebutkan gangguan sendi yang pernah terjadi sebelumnya
5. Pemeriksaan fisik tubuh dan lutut
6. Foto X Ray
7. Laboratorium

Dari foto X ray lutut, akan didapatkan diagnosis grade atau beratnya kondisi OA lutut anda. Grade berdasarkan foto X ray tersebut terdiri dr grade 1-4 (1 paling ringan dan 4 paling berat).

Dari data yang Fatimah cantumkan, saya menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dari tinggi badan dan berat badan. IMT Anda 35,4, yang artinya tergolong obesitas. Maka anda telah memiliki 1 faktor risiko. Perlu juga dilihat aktivitas Anda, apakah banyak naik turun tangga, aktivitas berjongkok dll. Kondisi yang sampai tidak dapat menekuk lutut dan meluruskan kaki secara penuh, juga menunjukkan kondisi ini cukup serius.

Anda perlu memeriksakan kondisi Anda kepada Dokter spesialis, untuk dilakukan pemeriksaan apakah sendi Anda bengkak, apakah ada cairan didalam sendi, atau adakah kondisi lain yang bukan berasal dari OA lutut sehingga menyebabkan lutut tidak dapat bergerak penuh, seperti kondisi cidera ligament atau bantalan (meniskus) sendi lutut.

Jika memang diagnosis OA lutut sudah tegak, maka kondisi pengapuran itu memang tidak dapat disembuhkan (kecuali dioperasi untuk dibersihkan), tetapi nyeri dan rasa kaku biasanya berespons baik terhadap terapi. Dan kondisi perjalanan penyakit OA ini berbeda untuk tiap orang.

Ada berbagai pilihan untuk membantu menghilangkan nyeri dan kembali pada pola hidup sebelumnya.
Secara garis besar, pilihan terapi OA lutut dibagi dua yaitu:
1. Tanpa operasi, dengan obat-obatan dan menjalani terapi Rehabilitasi
2. Dengan operasi, biasanya dilakukan jika kondisi OA nya tidak berhasil dengan tatalaksana non-operasi

Obat-obatan yang biasa diberikan adalah penahan rasa sakit, suplemen sendi atau injeksi yang dimasukan kedalam celah sendi lutut. Obat-obatan ini biasanya bersifat sementara.

Pasien harus mengerti selain obat-obatan, ia juga harus menaati terapi non-obat-obatan seperti menurunkan berat badan (sehingga beban lutut bisa berkurang), mengurangi aktivitas yang banyak membuat beban di lutut (jongkok, naik turun tangga, berdiri terlalu lama), segera dimulai latihan penguatan otot paha depan yang dapat mencegah berlanjutnya kondisi OA lutut. Konsultasi dengan dokter Spesialis Rehabilitasi Medik akan membantu pasien untuk memahami tatalaksana non-farmakologik tersebut.

Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik akan memberikan edukasi mengenai kondisi penyakit, fungsi sendi lutut, memberikan peresepan terapi fisik atau exercise (yang terdiri dari latihan fleksibilitas, latihan penguatan/beban dan latihan aerobik), memberikan peresepan terapi laser, panas/dingin atau terapi listrik (fisioterapi).
Dokter juga akan membantu memilihkan alat bantu seperti knee support yang sesuai untuk kondisi OA.

Dr. Fanny Aliwarga, SpRM
Kepala Unit Rehabilitasi Medik Eka Hospital BSD City, Tangerang. Alamat: Central Business District Lot IX BSD City Tangerang 15321. Telepon: 021-256 555 55. http://www.ekahospital.com.

Tujuh Kiat Diet Sehat

Berdiet bukan berarti mengurangi porsi makan secara drastis. Diet yang tidak seimbang hanya akan membahayakan kesehatan Anda. Sembilan kiat dari Geniusbeauty berikut bisa menjadi jalan keluar untuk diet Anda.

1. Jangan sampai kelaparan. Berdiet bukan berarti membiarkan perut Anda kelaparan dalam waktu yang lama. Jika Anda makan saat keadaan sangat lapar, maka jumlah makanan yang akan Anda santap pun akan semakin banyak. Kalori yang masuk ke tubuh pun semakin banyak. Ketimbang membiarkan perut kelaparan, lebih baik sediakan kudapan sehat yang memiliki kalori rendah seperti buah-buahan atau yoghurt agar perut tidak terlalu kelaparan.

2. Padu padan menu makanan. Yang perlu diperhatikan dalam berdiet adalah padu padan menu yang Anda santap. Perhatikan betul kombinasi yang ada, apakah sudah sesuai dengn kebutuhan kalori setiap hari. Jangan-jangan makanan yang Anda santap hanya menambah lemak, namun memiliki gizi dan kalori yang tidak sesuai. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya konsultasikan ke ahli gizi.

3. Pilih jenis minuman. Minuman yang paling cocok bagi mereka yang berdiet adalah air putih. Minum soda, teh botolan atau jus buah kemasan justru mengandung gula dan kalori yang banyak. Jika ingin minum jus, sebaiknya bikin jus Anda sendiri dari buah yang segar. Sehingga Anda bisa mengatur kadar gula yang diinginkan.

4. Kunyah makanan dengan sempurna. Para ahli menyarankan Anda untuk mengunyah makanan minimal 30 kali kunyahan. Hal itu bertujuan agar perut tak lagi sulit mencerna makana yang masuk. Selain itu, mengunyah lebih lama memberikan waktu bagi perut untuk memberi sinyal ‘kenyang’. Jika Anda makan terlalu cepat, maka perut akan mengirim sinyal setelah Anda terlanjur makan banyak.

5. Menggunakan piring kecil. Mengganti piring dengan ukuran lebih kecil juga bisa menjadi ide diet yang bagus. Makan dengan piring yang lebih kecil akan memberi sugesti kita untuk makan dengan porsi yang lebih sedikit.

6. Makanlah di meja makan. Anda juga perlu fokus saat makan. Melakukan hal lain, misalnya menonton TV saat makan, hanya akan membuat Anda sulit mengontrol jumlah makanan yang disantap. Lebih baik makan di meja makan, sehingga fokus tidak terpecah.

7. Berhenti makan saat kenyang. Saat Anda merasa kenyang, sebaiknya berhenti menyantap makanan yang ada. Jangan membiasakan diri untuk menyantap seluruh makanan yang tersedia. Hal itu akan membuat Anda terbiasa makan dengan porsi yang banyak. Makanlah sesuai dengan kebutuhan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s